Indonesia memasuki zaman gemblung
0leh: alif nurul fajri
Tak heran semakin hari semakin panas bumi ini, bencana bertaburan dimana mana, kelaparan tak bisa ditutup, kemiskinan menjadi cirri dan karakter masyarakat , kebodohan semakin merasuki jiwa anak bangsa, karena system pendidikan yang meniru Negara lain, bukannya menjadi lebih baik malah memperburuk tatannan dan praksi pendidikan itu sendiri. Di Negara asalnya system ini nsudah tidak dipakai karena sudah ketinggalan zaman, namun dengan kebesaran dan segala kedigdayaan indosesia system buruk ini, belum bisa diganti bahkan terkesan dipertahankan. Kemajuan teknologi yang tak terbendung ini memiiki peranan yang cukup besar daam kekisruhan zaman ini, pelbagai kemajuan dimulai dari kecanggihan alat elektronoik,seperti handpone, ac(air conditioner), mobil, motor, sampai alat masak mengenyam kehebatan itu. Menjadikan masyarakat yang konsumtif,tidak produktif bahkan jauh dari kreatif. Banyak orang mengatakan kemajuan yang terjadi saat ini, merupakan bagian dari zaman dahulu. Perlu kita renungkan dan pikirkan sejenak, apakah demikian hal itu sebenarnya?
Hari ini adalah gambaran masa lalu, tapi apakah masa lalu yang baik ataukah buruk yang kita alami pada hari ini? Menilik kebelakang , kemajuan yang terjadi pada masa dulu, terkesan tidak terlalu menakutkan , berbeda dengan sekarang ini sungguh mengerikan. Orang dulu masih kuat memegang dan berpangku erat pada ajaran nenek moyang dalam tataran adat dan tradisi, sehingga ketika tikus putih datang membawa bayonet dan meriam untuk merampas tanah nusantara dari ahli warisnya, mereka tidak gentar dan tetap dinamis dengan perubahan yang mereka bawa. Berbeda dengan orang sekarang, tikus putih memeng tidak agi membawa bayonet dan meriam, mereka membawa iming iming kemudahan pada bangsa ini, tanpa pikir panjang kita terbawa tanpa menetralisir manpaat dan mudrhorotnya, akhirnya bangsa ini tertutup kabut hitam yang beraroma kemudahan.
Alat penangkal
Harus diakui bersama, Indonesia adaah Negara dengan jumah musim terbanyak di dunia dan saah satu Negara dengan gemerapapnya ribuan adat dan budaya.dengan ajaran agama yang dipelajarinya, seyogyanya dpat menjadi tameng dalam percikan api kemajuan,banyak ajaran islam yang menggambarkan kerusakan dimuka bumi ni, karena ulah manusia itu sendiri, menebang pohon sembarangan, pengeboran yang tiada ujung, sampai industry yang dibuat diatas air, tak sadar bahwa hal itu dapat mencemari aut dan membunuh ekosistem didaamnya. Hal ini sudah tentunya diketahui olleh pembut kebijakan, namun bapak bapak yang berkuasa terau haus akan materi, sehingga menutup mata hati dan lupa akan qodratnya sebagai seonggok materi. Banyak intisari kehidupan yang bisa dipetik dari adat istiadat dan budaya, bagaimana cara berperilaku sebagai manusia sejati. Budaya tak bisa dilepaskan dari manusia, setiap kehidupan yang dialami oleh manusia merupakan budaya bagi dirinya sendiri. Eluhur kita merupakan orang orang yang arif dan bijaksana, sehingga mengajarkan kepada anak dan cucunya sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi kehidupannya kelak. Namun dua hal ini kurang menjadi sorotan dan pedoman, solah tersingkir dari arena permainan, terabaikan tanpa melambaikan tangan sedikitpun.
Bisa ular yang mematikan
Westrenisasi dan hal hal yang berkaitan dengan kecanggihan teknologi seoah merupakan bisa ular yang sangat mematikan bagi orang tua. Anak anak mulai tak mengerti apa itu sopan santun, berpakain yang seharusnya. Bisa ini sudah menjalar kesekujur tubuh ank muda yang sebagai penerus bangsa. Mereka lebih bangga memakai model baju harajuku, ketimbang batik dari solo. Kebanggaaan yang tinggi setelah mamakan Kentucky, seafood , junkfood daripada sambe trasi, nasi kuning. Padahal kalau kita mengetahui secara detail tentang makanan itu , pasti kita tidak akan memakannya lagi.
Junkfood itu kalau dirtikan adakah makanan sampah artinya makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi, nmaun masyarakt Indonesia sangat mengagungkan hal tersebut. Ini masyarakatnya yang tidak tahu atau pura pura tidak tahu, agar dibilang keren dan terbilang kaum borju saja mungkin. Apa yang diaami oeh masyarakat merupakan ha terpenting daam kehidupan bernegara. Masyarakat adaah factor terpenting daam suatu Negara, maju dan tidaknya Negara tergantung pad a penghuninya. Penyakit kronis yang menjangkit masyrakat Indonesia adalah matrealisme. Dimana sudah tidak ada lagi, sapa menyapa, berjabat tangan. Pola pikir yang kacau, materi segalanya diatas segalanya. Tak lama lagi akan ada kasus baru setelah ahmadiyah dengan praduga nabi setelah nabi Muhammad, akan muncul aliran dimana uang adalah tuhan.
Sabda sang prabu jayabaya
Kereta berjalan tanpa kuda,
Tanah jawa berkalung besi,
Perahu berjalan diudara,
Sungai kehiangan danaunya,
Pasar kehiangan keramaiannya,
Kuda suka makan sambal
Sang prabu sudah meramalkan hari dimana manusia sudah lupa kepada asal, manusia sudah terlena dengan kemewahan dunia. Zaman yang menyenangkan , namun sebenarnya jaman tersebut adalah jaman kehancuran dan kerusakan. Dari barisan sajak yang dituahkan sang prabu dapat cerminkan dengan keadaan sekatrang. Kereta berjalan tanpa kuda yang dimaksudkan yaitu kereta api yang pada saat ini menjadi tumpuan dan tunggangan utama masyarakat . tanpa memperdulikan akibatnya, masyarakat hanya diam terpaku oleh kecepatan sang kereta besi . padahal banyak kejadian tabrakan antara kereta dan menewaskan manusia yang ada didalamnya, kalau dipikir lebih dalam ini merupakan teguran dari yang maha pencipta. Banyak tindakan criminal dan prostitisi liar dalam kereta besi itu. Tapi kita tak pernah memandang kerarah tersebut, kita hanya termakan oleh berita tentang adanya human eror. Tanpa berpikir tentang tindakan tuhan yang maha mengetahui. Dalam sejarah tidak ada kereta yang ditarik oleh kuda saling bertabrakan.
Tanah jawa berkalung besi yang dimaksud sang prabu, yaitu tanah jawa akan dikelilingi oleh rel rel kereta api yang akibatnya rumah rumah warga akan dugusur demi pembangunan rel tersebut, tempat anak anak bermain semakin sempit. Sebagai pelariannya anak anak berkerumun mendatangi tempat permainan barat playstation. Yang sebenarnya dapat membutakan mata hati mereka dan menjadikan mereka malas .
perahu berjalan diudara , pada saat ini pesawat pesawat dengan kecanggihannya dapat menempuh jarak jauh yang kalau dihitung dapat memakan waktu lama, dengan pesawat Cuma membutuhkan beberapa jam saja. Lagi lagi manusia makhluk yang lemah, bukan dewa. Betapapun dengan kehebatan ciptaan manusia , tetap saja tidak dapat mengelak dari ketentuan tuhan . pesawat jatuh berulang kali terjadi, teguran ini tetap tidak menyadarkan manusia .pesawat adam air yang jatuh dan sampai sekarang hilang ditelan waktu, tak ada satu pun alat canggih yang didatangkan dari luar dapat melacak keberadaan bangkai pesawat naas itu.
Sungai kehilangan danaunya, banjir yang melanda ibukota Jakarta karena sungai ciiwung yang menguap, tak ada tumpahan air dari ciiwung yang dapt tertampung . kita ketahui sendiri, Jakarta kota metropolitan dengan gedung gedung pencakar langitnya menemani kebingeran Negara ini. Pembangunan yang tak terkendali, menjadikan ciliwung marah dan menumpahkan airnya kepada warga.
Pasar kehiangan keramaiannya, tempat dimana sumber segala macam pernak pernik kebutuhan rumah tangga dari yang terkeci sampai yang besar semuanya ada di pasar. Persaingan industry yang semakin mencekik ini, akhirnya dapat meindas pasar dan menenggelamkannya . orang sudah tidak mengenal pasar tradisonal, mereka lebih memiih pasar modern yang ber ac dan menggunakan escalator. Berdirinya supermarket supermarket telah menjadi pesaing pedagang-,pedagang kecil , mereka semakin tertindas dan tak punya penghasian di negaranya sendiri. Akibatnya kaum kecil semakin miskin, yang besar semakin kaya. Seperti kata karl mark Negara miik para pemiik modal . begituah yang terjadi di Indonesia sekarang. Rakyat sudah tidak nyaman dengan rumah nya sendiri, merek berbondong bondong mencari suaka baru di negeri orang . yang ada dalam benak mereka hanya bisa mendapatkan penghasian yang besar dan pulang membawa kesuksesaan, walaupun terkadang mereka pulang harus dengan balutan kain putih. Namun , pemerintah dengan bangganya menyandang gelar duka cita bahwa Indonesia adalah Negara dengan pekerja di luar negeri terbanyak.
Masyarakat yang ambruk, melahirkan kenyataan sabda sang prabu kuda suka makan sambal, hal ini menunjukan manusia sudah lupa akan qodratnya mereka memakan sesuatu yang bukan makanannya . seharusnya sang kuda hanya memakan rumput , namun kuda menginginkan makanan yang lain. Sang kuda tak sadar, apa yang dimakan sebetulnya dapat membahayakan jiwanya. Timbunya berbagi penyakit sekarang ini, akaibat pola makan yang tidak sehat . agama dan budaya telah mengatur makanan yang baik dan benar namun, keserakahan manusia memakan segalanya.
Oleh karena itu, masa depan Indonesia berada ditangan generasi selanjutnya. Banyak hal yang dapat dialukan dalam membenahi kerancauan ini. Muai dari kembai kepada ajaran agama yang penuh dengan kebaikan , keluhuran. Serta mengingat kembai bahwa kita hanya seonggok materi yang tak berharga, dunia adalah jalan pulang kepada kesejahteraan sejati. Jangan sampai kita tersesat dijalan pulang, apalagi terjerambab dalam kubabangan umpur yang penuh intah. Tuhan akan memberikan yang kita butuhkan , bukan apa yang kita inginkan. Kalau berpijak dan memahami makna tersebut manusia akan dapat terhidar dari tindakan tindakan yang tidak diperhitungkan sebelumnya, dan terhindar dari sifat boros, serakah serta otoriter.
Sejatinya, yang terjadi pada saat ini adalah anugrah. Namun karena kurang mensyukuri nikmat tersebut kita menganggap ini sebuah musibah. Masalah ini membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak muai dari tingak matas sampai dengan bawah. Lembaga lembaga pendidikan harus segera berbenah, menciptakan kurikulum yang efektif dan efisiensi , menciptakan manusia manusia yang berkualitas bukan hanya kuantitas semata. Pelajaran tentang pentingnya ajaran budaya, harus ditanamkan sejak dini. Sehingga manusia bisa menyelami kearifan pustaka nenek moyangnya dan menerapkannya dalam bernegara. Budaya bukan Cuma menjadi aat penarik wisatawan, bukan pua penghuni museum musem tua saja. Dibalik itu, ada pelajaran yang mesti dapat direnungkan oleh pewaris pertiwi.
Pilar utama dari ini semua adaah ajaran agama, rapuhnya pemuda pemuda hari ini berakibat fatal bagi masa depan bangsa, ini karena ajaran agam tidak pernah menjadi sorotan utama, imbasnya mereka dengan mudah melalaikan ajaran syariat. Dengan mudah menghalakan berbagai cara, demi kesenangan semata. Inilah keapa ajaran agam harus menjadi terpaan pemuda sejak dini, dimaksudkan agar kelak dewasa dan memempin Negara mereka dapat memiliah dan menimbang mana yang baik dan buruk, itulah alasan kenapa agama harus didahuukan ketimbang yang lain dalam kehidupan. Terutama dengan keadaan Indonesia yang makin hari makin mengenaskan, hal ini dapt teratasi bahkan tercegah apabila nilai nilai agama sudah tertancap kokoh di relung hati penerus bangsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar